Banjir kembali melanda desaku, desa Tanahsari RT 01 RW 01, Kecamatan Kebumen pada tanggal 04 januari 2015. Banjir ini merupakan banjir ke tiga dalam kurun waktu 2 bulan terakhir ini. Banjir yang terjadi di deaa Tanahsari RT 01 RW 01 ini terjadi disebabkan oleh meluapnya air sungai yang ada di belakang desa. Datangnya banjir selalu pada waktu yang sama yaitu pada waktu maghrib setelah sholat maghrib, para warga yang usai melakukan sholat berjamaah kaget usai sholat mendapati air yang mengalir cukup deras dari arah sungai, dan banjir ketiga ini sudah tidak begitu mengejutkan bagi sebagian warga, warga yang rumahnya berada dekat dengan sungai memantau perekembangan kenaikan air pada sungai dan sudah memberi peringatan kepada warga yang biasanya rumahnya terkena atau dilalui cukup deras oleh aliran luapan air dari sungai untuk bersiap-siap membendung pintu dan membatasinya dengan kantong pasir dan papan kayu agar tidak masuk dalam rumah. Salah satu rumah warga yaitu rumah Nurul Anam yang mempunyai usaha percetakan, bordir dan sablon yang didalamnya terdapat 2 mesin bordir komputer berada tepat pada aliran yang ckup deras dari sungai. Rumahnya sangat rendah jadi ia bersiap-siap dari sore hari untuk membendung rumahnya agar air tidak masuk dan bisa merusak mesin bordir komputernya seperti pada banjir pertama.
Banjir ketiga ini merupakan banjir terbesar dalam 2 bulan terakhir ini, meluapnya sungai juga disebabkan karena air kiriman dari daerah yang lebih tinggi seperti daerah krakal dan wadaslintang. Hujan turun tidak terlalu deras dan tidak begitu lama, para warga sudah memprediksi jika di sebelah utara tanahsari_ sruni yaitu daerah krakal dan sekitarnya awan sangat gelap maka bisa sipastikan air sungai akan tinggi.
Air juga sudah sampai masuk ke sebagian rumah warga, rumah warga yang kemasukan air banjir cukup parah yaitu rumah bapak Basir sama seperti rumah Nurul Anam tetapi rumah BApak Basir lebih parah dan air didepan rumahnya paling tinggi dan paling deras alirannya.
Luapan air sungai ini berakhir di areal persawahan yang mengakibatkan sawah-sawah warga yang baru ditanami padi pun terendam seperti lautan yang tidak terlihat petak-petak persawahannya.
Pada banjir kali ketiga ini mulai surut cukup lama, pada jam 22.30 pun belum terlihat surutnya, tidak seperti banjir pertama dan kedua yang sudah mulai surut antara jam 21.00 - 22.00 sudah mulai terlihat surutnya. Sehingga para warga ada yang begadang menunggui dan mengawasi ketinggian banjir yang ditakutkan akan meninggi. Air mulai surut pada tengah malam dan pagi harinya air sudah tidak membanjiri desa Tanahsari tinggal para warga membersihkan rumahnya dan disekitar rumahnga sampah sampah yang dibawa banjir serta membersihkan pasir-pasir yang hanyut oleh banjir yang ketempat semula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar